Bunda Wajib Ketahui Dosis hingga Efek Samping dari Lacto B

by:

KesehatanParenting

Nawarna – Lacto-B merupakan suplemen probiotik yang berguna untuk membantu mengatasi diare, khususnya diare yang diakibatkan oleh penggunaan antibiotik. Lacto B juga bisa digunakan untuk mengatasi sembelit dan intoleransi laktosa. Pada umumnya lacto B berbentuk bubuk dan digunakan untuk membantu anak yang sedang diare. Lacto-B mengandung probiotik, yakni bakteri baik yang dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan.

lacto b

Kandungan Lacto B

Lacto B sendiri memiliki kandungan bakteri Lactobacillus acidophilus, Streptococcus thermophilus, dan Bifidobacterium longum yang bagus untuk saluran pencernaan. Untuk setiap satu sachetnya, Lacto B terdapat sekitar 10 juta bakteri hidup. Selain memiliki kandungan bakteri baik, Lacto-B juga mempunyai berbagai nutrisi, seperti:

  • 3,4 kalori
  • 0,1 gram lemak
  • 0,02 gram protein
  • 2 mg niacin
  • 0,5 mg vitamin B6
  • 0,5 mg vitamin B2
  • 0,5 mg vitamin B1
  • 10 mg vitamin C

Berikut ini 5 Peringatan Sebelum Mengkonsumsi Lacto-B

  1. Jangan berikan Lacto-B untuk anak jika mereka mempunyai alergi terhadap produk probiotik.
  2. Bunda wajib beritahu dokter jika anak menderita intoleransi laktosa, alergi susu, atau mempunyai kekebalan tubuh yang rendah, seperti anak yang sedang menjalani kemoterapi, atau sedang mengkonsumsi antibiotik.
  3. Beri tahu mengenai suplemen, obat, dan herbal lainnya yang sedang anak konsumsi. Jangan berikan herbal dan suplemen secara sembarang yang tidak disarankan oleh dokter.
  4. Meskipun Lacto-B dapat digunakan untuk membantu mengatasi diare, karena biasanya anak yang sedang menderita diare rentan mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, sebaiknya bunda langsung membawa si kecil ke dokter jika muncul gejala, seperti buang air kecil berkurang, mulut kering, rewel, dan tampak lemas.
  5. Segeralah pergi ke dokter jika kamu mendapati reaksi alergi pada si kecil saat ia mengkonsumsi Lacto-B.

Dosis dan Aturan Menggunakan Lacto-B

Dosis Lacto-B disarankan untuk anak berusia 1 hingga 6 tahun yaitu 3 sachet sehari. Dan untuk anak usia di bawah 1 tahun, dosisnya adalah 2 sachet setiap harinya.

Cara Mengkonsumsi Lacto-B dengan Benar

Gunakanlah Lacto-B sesuai dengan aturan yang ada pada kemasan dan juga sesuai anjuran dokter. Lacto-B bisa dikonsumsi dengan mencampurkan ke dalam makanan, seperti es krim, susu atau yoghurt. Pastikan untuk segera mengkonsumsinya setelah membuka kemasan dan mencampurkan Lacto-B.

Kamu juga jangan pernah mencampurkan Lacto-B dengan makanan dan minuman yang panas dan juga yang mengandung soda. Jika lupa untuk mengkonsumsi Lacto-B, jangan menggandakan dosis pada konsumsi berikutnya.

Simpan Lacto-B di tempat yang sejuk, teduh, dan kering, misalnya di dalam kulkas namun bukan dalam freezer. Jangan pula simpan Lacto-B di tempat yang memiliki suhu panas dan lembab karena bisa mengakibatkan kerusakan dan bisa membunuh bakteri baik yang ada didalamnya.

Efek Samping dan Bahaya Lacto-B

Efek samping yang mungkin saja terjadi setelah mengkonsumsi Lacto-B adalah perut kembung dan juga rasa yang tidak nyaman pada perut. Ada juga beberapa yang alergi, biasanya mereka akan menunjukan gejala, seperti pembengkakan pada bibir dan kelopak mata, kulit gatal dan kemerahan hingga sulit bernapas. Segeralah pergi ke dokter jika terjadi gejala tersebut.

Itu tadi dosis dan efek samping dari Lacto-B yang wajib bunda ketahui untuk mengantisipasi jika terjadi pada anak. Bunda bisa ketahui informasi lebih lanjut mengenai Lacto-B dengan mengunjungi website direktori obat berikut ini https://www.sehatq.com/obat/lacto-b.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *