7 Tips Mendapatkan Inspirasi di Pagi Hari

Nawarna – Aktivitas sepanjang hari diawali dari pagi kemudian siang hingga malam menjelang. Dengan demikian, aktivitas terbaikmu hari ini tidak bisa dilepaskan dari situasi dan kondisi pagi. Kesegaran pagi berpengaruh pada aktivitas dan karya-karyamu.

Oleh karena itu, di pagi hari itu temukan inspirasi untuk mengawali langkahmu. Bagaimana cara mendapatkan inspirasi di pagi hari yang bisa berpengaruh baik pada pekerjaanmu di kantor, di rumah, atau di jalan?

  1. Awali dengan mengucap syukur

Jangan lupa mengucap syukur atas karunia pagi, kamu masih diberi kesempatan untuk hidup hari ini dan menjalankan aktivitas terbaikmu. Selain itu, kamu juga masih diberi waktu untuk berbuat, berkarya, dan berinteraksi dengan baik. Tidak ada alasan untuk mengeluh, bersungut-sungut, atau suntuk di pagi hari. Kamu harus mengawali pagi dengan bersyukur. Dari sinilah kamu bisa menenangkan diri di pagi hari dan kemudian mendapatkan inspirasi untuk memulai pekerjaan.

  1. Buatlah dirimu ceria dan tersenyum di awal hari

Begitu bangun tidur, beranjak dari kasurmu yang empuk dan kamarmu yang tersusun rapi, tersenyumlah dan awali harimu dengan keceriaan. Hilangkan sejenak duka jika kamu sedang bersedih. Satu senyuman tidak hanya bisa menyejukkan dunia, tapi lebih penting dari itu adalah bisa memunculkan inspirasi yang kamu perlukan untuk bekerja dan berkarya. Inspirasi akan mudah muncul jika di dalam dirimu tidak diganggu oleh hal-hal yang memberatkan hidup.

  1. Dengarkan musik kesukaanmu

Musik dipercaya sebagai salah satu hal yang bisa melepaskan endorphin dan membuat seseorang menjadi lebih bahagia dan bersemangat. Maka dari itu, untuk lebih menggairahkan pagimu, putarlah musik favoritmu. Pagi yang ditemani musik, sambil kamu bersiap ke kantor atau beraktivitas di rumah, mudah memunculkan inspirasi. Alunan lagu beserta lirik yang membuatmu berkata “ini gue banget” bisa memunculkan inspirasi dan membuatmu menjadi nyaman. Kenyamanan hati dan pikiran akan membawamu pada pekerjaan demi pekerjaan yang menyenangkan. Temukan inspirasi dari lagumu!

  1. Sempat membuat menu sarapan? Lakukan saja!

Meski terbilang sepele, ternyata sarapan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan sehari-hari. Maka dari itu usahakanlah untuk tidak melewatkan sarapan. Jika di awal hari kamu masih banyak waktu untuk mempersiapkan diri beraktivitas, buatlah menu sarapan yang enak dan bisa memberikan cukup energi untuk beraktivitas.

  1. Dandani dirimu sesuai dengan kepribadianmu

Cara berpakaian seseorang menentukan karakternya. Hal ini juga bisa membuat suasana hati jadi lebih senang, apalagi jika kamu bisa memakai busana kesukaan. Meski kamu menggunakan baju seragam kantormu, kamu juga tetap bisa bahagia selama seragam bersih, rapi, dan wangi. Tidak perlu dandan berlebihan, buatlah dirimu nyaman dengan busana yang dipakai. Dari sinilah inspirasi pagi mudah muncul.

  1. Membaca di pagi hari

Biasakan membaca sebelum beraktivitas. Luangkan waktu beberapa menit untuk membaca, baik buku, koran, maupun berita yang bisa kamu dapatkan di media sosial. Kamu bisa membaca beberapa bacaan yang berkaitan langsung dengan pekerjaanmu. Saat ini banyak sumber bacaan yang bisa kamu nikmati di pagi hari. Selain bisa mendapat inspirasi, kamu juga jadi tahu perkembangan informasi yang sedang terjadi.

  1. Suka kopi? Minumlah di pagi hari

Jika kamu penyuka kopi, minumlah secangkir kopi sebelum beraktivitas. Dengan ditemani roti atau makanan ringan lainnya, kamu dapat menikmati kehangatan kopi di pagi hari. Kopi mengandung kafein yang dapat menyegarkan pikiran, menambah energi dan memperkuat keyakinan diri dalam bekerja. Dari secangkir kopi, kamu akan mendapatkan banyak inspirasi.

Banyak orang sengaja ingin mendapatkan inspirasi dengan minum kopi. Bahkan, bagi sebagian orang, kopi bisa menambah keberanian untuk menghadapi risiko sehingga mereka berani bereksperimen atau melakukan uji coba dalam aktivitas, karya, atau pekerjaan. Kamu bisa mencobanya dan membuktikannya. Jika kamu yakin, minum saja kopimu. Temukan inspirasimu saat menyeruput kopi di pagi hari.

8 Trik Mudah Agar Jadi Penulis Produkti

Nawarna – Apakah kamu suka menulis? Tentu asyik ya jika punya banyak karya tulis. Kamu akan bisa mendapat julukan sebagai penulis produktif. Selain honor menulismu jadi banyak, kamu juga bisa lebih mudah menginspirasi orang lain.

 

Tapi, tidak bisa begitu saja menjadi penulis produktif. Kamu harus melalui beberapa proses. Setidaknya ada delapan langkah yang bisa kamu lakukan agar kamu bisa menjadi penulis produktif. Tidak sulit kok. Berikut ini delapan langkah mudah yang bisa kamu coba.

1. Banyak-banyaklah membaca

Jika ingin jadi penulis, kamu harus rajin membaca. Apalagi kalau ingin jadi penulis produktif. Saat ini banyak sumber bacaan. Kamu bisa membaca buku, baik buku dari kertas maupun buku elektronik. Semakin banyak bacaan, sumber ide pun banyak. Nah, kamu pun akan mudah menulis banyak karya.

 

Penulis yang malas membaca tidak akan bisa menulis dengan baik, apalagi menjadi penulis produktif. Jadi, bacalah sebanyak mungkin bahan-bahan yang bisa memperkaya isi tulisanmu. Banyak tulisan tercipta, kualitas pun terjaga.

2. Pintar membagi waktu

Waktumu sangat berharga. Jika ingin produktif menulis, berlatihlah membagi waktu. Ada waktu untuk membaca sumber tulisan, ada juga waktu untuk menuliskannya. Ada juga waktu untuk beraktivitas yang lain. Bagi-bagilah waktumu sehingga kamu bisa punya waktu khusus untuk menulis.

Jika kamu melewatkan begitu saja waktu emasmu untuk menulis, maka kamu akan kesulitan menjadi penulis produktif. Bahkan, kamu tidak akan bisa berbuat yang terbaik dalam bidang yang kamu geluti hanya karena tidak bisa membagi waktu.

3. Tekun dalam menulis

Setelah bisa membagi waktu, kamu harus tekun menulis. Tidak setiap proses menulis itu mudah, kadang harus ada tantangannya. Kamu harus tekun menghadapi tantangan itu, memecahkannya, kemudian menulislah. Ketekunan dibarengi dengan bisa bagi waktu akan membuat kamu produktif menulis.

Tapi perhatikan juga kesehatanmu. Jangan hanya  berpikir untuk tekun menulis, kemudian kamu begadang, tapi kesehatan tidak terjaga. Minumlah banyak vitamin selama kamu banyak nulis. Dengan demikian, ketekunanmu tidak sia-sia. Sehat, karya pun banyak.

4. Berkomitmen

Bukan hanya dalam menjalin hubungan dengan pasangan hidup saja yang membutuhkan komitmen. Menulis pun begitu, apalagi jika ingin menjadi penulis produktif. Jika kamu sudah berkomitmen untuk menulis lima artikel dalam sehari, maka lakukanlah. Jangan langgar komitmen itu sehingga kamu bisa berkarya dengan baik.

Berkomitmen itu gampang-gampang susah. Banyak godaannya, terutama godaan untuk malas menulis. Nah, atasi setiap godaan sehingga kamu bisa berkarya dengan baik.

5. Bertanggung jawab

Setiap aktivitas itu harus dilakukan dengan tanggung jawab. Termasuk saat menulis. Jika ingin produktif menulis, bertanggung jawablah pada diri sendiri untuk mengerjakan semua hal yang berhubungan dengan proses menulis. Misalnya, bertanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tulisan, tidak pernah molor, sesuai target, dan bertanggung jawab pula pada kualitasnya.

Orang yang bertanggung jawab akan mudah disukai orang lain. Kerja sama pun bisa cepat terjalin dengan orang yang bertanggung jawab. Termasuk dalam hal menulis. Jika kamu bisa bertanggung jawab, kamu tidak akan kesulitan mencari penerbit yang bersedia memublikasikan karya-karyamu. Makin banyak deh tulisan yang bisa kamu hasilkan. Itu karena kamu adalah penulis yang bertanggung jawab dan produktif.

6. Rajin mencari ide

Produktivitas itu tidak akan bisa dilepaskan dari kreativitas. Supaya kreativitasmu berkembang, kamu harus rajin cari ide. Selain melalui rajin membaca, luangkan waktu juga untuk ke toko buku. Banyak buku yang dipajang bisa kamu jadikan sumber inspirasi. Dari situ pula kamu mudah mencari ide.

Kamu juga bisa membandingkan tulisanmu dengan tulisan orang lain. Tentu saja yang sesuai dengan topik yang kamu tulis. Dengan cara ini, kamu akan tahu ide apa lagi yang bisa kamu tulis. Membandingkan karya sendiri dengan karya orang lain bukan untuk mencari contekan ya. Tapi untuk mendapatkan celah yang belum ditulis oleh orang lain. Kamulah yang kemudian menuliskannya.

7. Rajin berdiskusi atau berbagi pengalaman dengan teman

Supaya kamu tidak kehabisan ide, bahkan idemu berkembang, rajinlah berdiskusi dengan teman. Pilihlah teman yang juga suka berkarya. Selain membahas tema-tema yang ingin dikembangkan menjadi tulisan, kamu juga bisa berbagi pengalaman. Terutama pengalaman tentang proses menulis. Di situlah akan banyak masukan sehingga kamu bisa lebih banyak menuliskannya. Karya-karyamu pun akan semakin banyak

8. Sering-seringlah kirim karyamu ke penerbit

Jangan hanya satu atau dua karya yang kamu kirimkan. Banyak-banyaklah menulis dan banyak-banyaklah pula mengirimkannya. Jangan takut ditolak. Teruslah berusaha. Semakin banyak karya kamu kirimkan dan berkualitas, semakin banyak pula peluang tulisanmu diterbitkan.

Saat ini banyak saluran untuk menerbitkan karyamu. Kamu bisa mengirimkan karyamu di media cetak maupun online. Jika ada peluang untuk menerbitkan di semua saluran penerbitan, maka manfaatkan peluang itu. Karyamu pasti akan semakin banyak. Kamu bisa menjadi penulis produktif dengan mudah. Cobalah!