Fakta Menarik Tentang Star Wars The Rise of Skywalker

by:

InformasiLifestyle

Nawarna – Star Wars adalah film yang sangat populer dan mulai diluncurkan sejak tahun 1977 hingga sekarang sudah banyak sekuel yang diluncurkan termasuk Star Wars The Rise of Skywalker. Sebenarnya, ada banyak fakta menarik dari perilisan film ini.

Fakta Star Wars The Rise of Skywalker

Star Wars The Rise of Skywalker

1. Tidak memiliki hubungan dengan Star Wars The Mandalorian

Sejak perilisan Star Wars The Rise of Skywalker, para penonton bahkan hingga dunia internet dan media sosial dihebohkan dengan kehadiran Baby Yoda yang tak lama kemudian dijadikan meme. Baby Yoda adalah salah satu karakter dari serial Disney+ dengan judul The Mandalorian.

Baby Yoda memang merupakan sejenis Yoda yang satu spesies, tetapi bukan Master Yoda yang mengajak dan melatih Luke Skywalker di seri utama Star Wars. Banyak yang menganggap bahwa The Mandalorian memiliki hubungan dengan film Star Wars ini. Namun sudah bisa dipastikan bahwa The Mandalorian tidak ada hubungannya dengan The Rise of Skywalker.

2. Mengambil latar waktu satu tahun setelah Star Wars: The Last Jedi

Latar waktu ini telah dikonfirmasi oleh pemeran Finn di film The Force Awakens dan The Last Jedi, John Boyega. Ia mengonfirmasi bahwa The Rise of Skywalker memiliki setting waktu satu tahun setelah The Last Jedi. FYI, The Last Jedi diakhiri dengan adegan Battle of Crait.

Pasukan First Order mematahkan garis pertahanan dan memukul mundur perlawanan The Resistance. Luke Skywalker kemudian menjadi bagian fari Force. Finn, Rey, General Leia, Poe, Rose Tico dan pasukan Resistance lainnya yang masih hidup menggunakan Millennium Falcon dan terbang keluar dari Planet Crait.

3. Berbahaya bagi penderita photosensitive epilepsy

Walt Disney Studios dan Yayasan Epilepsi Foundation memperingatkan bahwa film tersebut berisi banyak adegan dengan gambar dan kilat yang terus menerus” yang dapat mempengaruhi orang dengan epilepsi fotosensitif. Disney tidak menyebarkan bagaimana efek atau gambar akan digunakan pada film untuk menghindari spoiler.

Peringatan ini bukan berarti para penggemar Star Wars yang memiliki epilepsi tidak boleh menonton film ini. Orang dengan epilepsi fotosensitif disarankan untuk menonton film ini dengan teman yang sudah menontonnya untuk memperingatkan mereka saat ada adegan pemicu yang muncul. Lebih baik lagi jika teman Anda mengetahui pertolongan pertama saat terjadi serangan epilepsi. Dengan begitu maka akan lebih aman saat menonton film ini.

4. Terdapat adegan yang akan membuatmu menangis

Tentu, akhir cerita tidak akan lengkap tanpa perpisahan, kesedihan, dan air mata. Jelas, ini juga terjadi di film Skywalker dan salah satunya ada hubungannya dengan karakter droid C-3PO. Di akhir trailer terakhir The Rise of Skywalker, saat Poe bertanya apa yang sedang C-3PO lakukan, C-3PO menjawab “taking one last look, Sir, at my friends,”

Penulis dan sutradara J.J. Abrams juga mengungkapkan bahwa terdapat adegan yang emosional melibatkan C-3PO bahkan membuat Anthony Daniels, rekan satu timnya menangis. Bahkan Kevin Smith yang merupakan seorang sutradara yang menonton set The Rise of Skywalker juga menangis tersedu-sedu setelah menonton adegan terakhir film ini.

Popularitas Star Wars memang tidak perlu diragukan lagi di mana semua sequelnya tentu selalu berhasil menggaet penonton baru hingga menjadi penggemarnya. Bagi para penggemar baru maupun lama bisa mengoleksi produk bertema Star Wars The Rise of Skywalker yang dapat dibeli langsung dari Blibli.com yang memang telah bekerja sama dengan Star Wars.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *