Ini Cara Membuat Whipping Cream Yang Antigagal

by:

KulinerTips dan Trik

Nawarna – Sebenarnya cara membuat whipping cream sendiri di rumah sangatlah mudah. Kamu hanya perlu membeli bahan whipping cream lalu mengocoknya dengan tepat. Maka, whipping cream pun siap dipakai untuk membuat aneka cake atau desert lainnya.

Namun sebelum membuatnya, kamu harus tahu terlebih dahulu tentang jenis whipping cream yang kamu pakai. Whipping cream bisa dibedakan berdasarkan berdasarkan bahan dan bentuknya. Jadi, untuk bisa mengetahui cara membuat whipping cream sendiri di rumah yang tepat dan anti gagal, kamu harus cari tahu dulu jenis whipping cream berdasarkan bahan dan bentuknya.

Whipping Cream Berdasarkan Bahannya

Whipping cream ada yang terbuat dari lemak nabati dan ada juga yang dari lemak hewani (susu). Meskipun bahannya berbeda, namun pada hasil akhirnya tidak terlihat adanya perbedaan. Kedua bahan tersebut sama – sama akan membentuk krim kental yang ringan (soft peak) dan lembut. Namun dari segi rasa, whipping cream yang terbuat dari lemak hewani cenderung lebih legit.

Whipping Cream Berdasarkan Bentuknya

Terdapat tiga bentuk whipping cream yang biasa dijual di pasaran yakni berbentuk bubuk, cair, dan yang sudah jadi (siap pakai). Tentunya yang harus kamu buat sendiri adalah whipping cream yang berbentuk bubuk dan cair.

Nah, setelah mengetahui jenis whipping cream berdarakan bahan dan bentuknya, sekarang kamu tinggal simak cara membuat whipping cream yang antigagal dibawah ini :

cara membuat whipping cream

1. Pastikan Semua Bahan Dan Alat Yang Digunakan Dalam Keadaan Dingin

Whipping cream mudah meleleh karena sangat sensitif pada suhu. Karena itu, jika kamu ingin berhasil membuat whipping cream yang soft pick (kaku dan lembut), maka kamu perlu memastikan bahan dan alat yang digunakan dalam keadaan sangat dingin.

2. Kocok Menggunakan Wisk Atau Mixer

Kamu bisa menggunakan wisk atau mixer untuk mengocok whipping cream ini. Caranya pun sangat mudah. Kamu tinggal tuangkan whipping cream cair atau bubuk yang sudah dicairkan kedalam mangkuk (sebaiknya pilih yang berukuran besar karena akan mengembang) yang sudah didinginkan. Kemudian kocok menggunakan wisk atau mixer. Kamu bisa mengocok whipping cream secara berputar atau membuat pola zig zag.

3. Tambahkan Gula Saat Cream Mulai Mengental

Biasanya rasa whipping cream sudah cukup manis. Namun, jika kamu merasa tetap membutuhkan tambahan gula, maka tambahkan gula sedikit demi sedikit saat krim sudah mulai mengental.

Jangan memasukkan gula sejak awal karena akan membuat krim menjadi berat sehingga sulit mengembang. Namun, tidak juga terlalu akhir karena akan merusak tekstur dan membuatnya menjadi berat sehingga volumenya bisa mengempis.

4. Kocok Hingga Mencapai Soft Pick

Setelah memasukkan bahan tambahan yang dirasa dibutuhkan, kocok terus krim hingga mencapai soft pick, yaitu kondisi kaku. Untuk koreksi apakah sudah soft pick atau belum, kamu bisa coba angkat wish atau kepala mixer. Jika sudah soft peak, maka krim yang sudah menempel disana tidak akan ada yang menetes lagi.

5. Jangan Overmixed

Dikarenakan ingin segera mencapai soft peak atau ingin soft peak sangat sempurna, terkadang yang sering terjadi adalah justru overmixed atau terlalu lama mengocok. Jika demikian, justru krim akan pecah dan menggumpal karena sudah melewati titik soft peak yang semestinya.

Biasanya hal ini lebih sering terjadi pada mixer karena kecepatan mengocoknya yang lebih cepat sehingga terkadang tidak terkontrol. Karena itu, pastikan kamu koreksi terus konsistensi dari krim selama proses pengocokan dan berhenti saat sudah mencapai soft peak.

Setelah proses membuat whipping cream selesai (mencapai soft peak), pastikan kamu menaruhnya di tempat yang dingin (masukkan kulkas), jika memang tidak akan langsung digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.