Kisah Saminem, Terpaksa Gantikan Suami yang Stroke Jualan Cilok

by:

AsuransiInformasi

Nawarna – Apa yang bisa Anda lakukan ketika musibah datang bertubi-tubi? Menyerah itu bukan sebuah pilihan. Menyerah berarti mati. Mungkin, itulah yang ada dipikiran Saminem ketika ia mendapati kenyataan bahwa suaminya menderita stroke dan tak ada lagi sumber pemasukan. Oleh sebab itulah, penjual cilok keliling ini patut untuk mendapat asuransi wakaf Allianz!

asuransi wakaf

Terpaksa Berjualan Cilok

Saminem merupakan warga Kampung Cikukulu, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan. Meski sudah hidup susah sejak kecil, nyatanya ia tak pernah menyerah dengan keadaan. Inilah yang membuatnya berani mengambil keputusan untuk berjualan cilok keliling dengan menggunakan gerobak pikul.

Bukan tanpa alasan, hal ini harus dilakukannya guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski usianya sudah lebih dari setengah abad, ia tetap menjalankan aktivitas berjualan cilok keliling dengan semangat tiap hari. Hal ini harus dilakukannya sejak sang suami, Lili Suhaeli mengalami stroke beberapa tahun silam.

Dalam menjajakan makanan, beliau hanya menjajakan setiap sore hingga menjelang malam saja. Layaknya kaum pria, beliau rela memikul gerobak yang beratnya lumayan untuk mengelilingi kampung mencari pembeli. Setidaknya, sudah enam tahun kegiatan ini dia lakukan.

Pekerjaan Suami

Sebelumnya, berjualan cilok secara keliling adalah pekerjaan sang suami. Namun, ketika sang suami harus beristirahat di rumah dan tak bisa berbuat banyak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia memutuskan untuk menggantikan pekerjaan suaminya. Menurutnya, ia tak punya pilihan lain selain harus melakukan ini.

Sebab, hanya ia satu-satunya anggota keluarga yang bisa menjalankan usaha ini. Anak-anaknya masih bersekolah dan ia juga tak tega meminta bantuan anak-anaknya untuk berjualan cilok keliling.  Sebenarnya, dulu ia sempat berjualan dengan cara mangkal di tempat ramai.

Hanya saja, pembeli yang membeli dagangannya tidak terlalu ramai dan jualannya pun sering tak habis. Oleh sebab itulah ia memutuskan untuk berjualam secara keliling. Syukurnya, jualannya jauh lebih laris ketimbang mangkal. Meski awalnya berat, menurut Saminem, setelah dua bulan berjualan secara keliling, akhirnya ia terbiasa.

Harga yang Terjangkau

Meski Saminem harus berjuang keras untuk menjual dagangan ciloknya, nyatanya cilok yang dijual hanya dibanderol dengan harga murah. Bila Anda ingin membelinya, harga satu buah cilok hanya dihargai Rp200,- saja. Selain cilok, ia juga melengkapi dagangannya dengan bakso yang hanya dijual dengan harga mulai daro Rp500,- per buah sesuai besarannya.

Banyak warga yang sudah jadi langganannya dan menurut mereka, Saminem memang seorang pekerja keras. Sebelum sang suami sakit pun, ia telah bekerja membantu perekonomian keluaga dengan ikut kerja di sawah orang dan ikut memanen sayuran. Dengan kata lain, Saminem sebelumnya sudah bekerja secara serabutan.

Asuransi Allianz Wakaf

Melihat bagaimana tekad Saminem dalam memenuhi kebutuhan keluarga, tentunya dengan anugerah dari asuransi Allianz wakaf, bisa membantu keluarga Saminem untuk lebih baik. Polis yang Anda bayarkan bisa digunakan sebagai amal syariah dengan mewariskannya kepada orang yang membutuhkan, seperti Saminem ini.

Tentu ada banyak hal yang bisa Anda dapatkan, misalnya saja berkah dan pahala yang terus mengalir selagi dana tersebut digunakan. Selain itu, Anda juga bisa membantu hajat hidup orang banyak agar bisa lebih baik.

Tak salah bahwa sosok sederhana Saminem pantas mendapatkan asuransi wakaf dari Allianz. Dengan keadaannya yang sekarang, dana anugerah dari asuransi Allianz wakaf ini bisa dipergunakan untuk hal yang baik. Salah satu impian Saminem yang sampai saat ini berlum terwujud adalah memiliki gerobak sendiri untuk membantunya berjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *